Kapolri Tebar Kebencian Pada Umat Islam dan Fitnah dengan mengatakan...

Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D
Wikipini - Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian lagi-lagi memfitnah, memprovokasi dan menunjukkan kebenciannya pada umat Islam. Pasalnya dia menyamakan Istilah Cyber jihad dengan Cyber teroris.

Seperti yang diberitkan Kompas, Antara dan Media sekuler lain, Kapolri tadi malam di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (21/12). Menuturkan bahwa saat ini jaringan kelompok teroris menggunakan internet sebagai sarana perekrutan dan pelatihan anggota baru.

Menurut Tito, untuk merekrut jaringannya, kelompok teroris tersebut memilih bergerak melalui media sosial, termasuk dalam memberikan pelatihan membuat bom. Ia mencontohkan terduga teroris yang ditangkap di Bekasi, Muhammad Nur Solihin, sebagai orang yang direkrut dan dilatih melalui dunia maya.

“Memang rekrutmen sekarang adanya di media sosial. Ada istilahnya cyber terorism atau cyber jihad. Mereka melakukan perekrutan dan pelatihan tidak lagi fisik, tapi online,” ujar Tito saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2016).

Pandangan Kapolri terkait upaya kapolri untuk memberantas terorisme via dunia maya. “Kita harus menggunakan kemampuan cyber counter terrorisme juga. Jadi melakukan cyber patrol (patroli dunia maya), cyber attack (serangan siber) kepada mereka, termasuk cyber surveillance (pengawasan siber) kepada mereka,” kata Tito

Tentu saja komentar kapolri ini menunjukkan pada posisi mana dirinya. Bahwa dirinya berada pada posisi ingin berhadapan dengan Umat Islam.?

Tidakkah ini sama saja tuduhan dirinya bahwa umat Islam yang sering bicara jihad adalah terorisme? Tidakkah dirinya bisa menggunakan Istilah lain selain Cyber Jihad?

Tidakkah memang gerakan terorisme itu adalah gerakan ejahatan besar yang tak harus di nisbatkan dengan kata Jihad?

Tidakkah bisa kapolri memilih kata kata lain untuk digandengkan dengan terorisme?

Tidakkah kapolri bisa melihat bahwa terorisme sebenarnya bukan ajaran Islam?

Tidakkah kapolri tau kalau kata ada yang melakukan teror itu bukan dari Umat islam?

Tidakkah kapolri ingin akui kalau terorisme itu musuh bersama semua agama?

Tidakkah kapolri tau bahwa kata jihad adalah istilah yang mulia dalam Islam?

Tidakkah kapolri tau bahwa Jihad adalah Syariah yang di turunkan Oleh Dzat maha kuasa, yang menciptakan dirinya dan ibunya di muka bumi ini?

Tidakkan kapolri bisa usaikan dirinya untuk fitnah Umat Islam?

Tidakkah dia bisa berdamai dengan Umat Islam?

Tidakkah dia bisa melihat umat Islam amat merindukan dirinya kembali pada pemahaman yang benar pada Islam?

Tidakkah dia tau kalau kehidupan ini sangatlah Singkat?

Tidakkah dia tau kalau Allah maha kuasa yang dapat mencabut nyawanya kapan Saja?

Oh tidak kah dia tau semua itu…???

Sumber: Up-Islam.com

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post