Apa Itu Ngabalisme?

Ngabalin: "Saya Jubir Pemerintah"
Wikipini - Begitu frontalnya berhujah di media-media sehingga mendapat berbagai respon dan tanggapan dari netizen di seluruh jagat sosial media, salah satunya dari saudara Nanang Sugianto. Berikut status opini yang di sampaikan beliau.

  • Jika melepaskan konteks dari teks 2019 ganti presiden oleh NgabAlin disebut sebagai upaya menggganti Presiden pada tanggal 1 Januari 2019 pukul.00 Maka penganut Ngabalinisme membaca “Sukseskan Asian Games 2018 “ adalah menyukseskan Asian Games mulai Januari 2018 pukul 00 sampai 31 Desember pukul. 00
  • Merubah secara sepihak satu aspirasi dengan tujuan tertentu 2019GP dari awal kelahirannya sudah terang benderang ingin mengganti kepemimpinan negeri ini melalui pemilihan presiden 2019. Ngabalinisme sengaja menghilangkan 2019, hingga hanya terbaca ganti presiden saja, lalu menyimpulkan sebagai upaya makar.

Jika memakai teori ngabalinsme, maka Jokowi 2 priode atau Tetap Jokowi bisa berarti ingin memperpanjang kekuasaan tanpa pemilu.
  • Menafsirkan kata sesuai selera Mengganti presiden oleh ngabalinisme ditafsirkan sebagai mengganti system.Berarti ngabalinisme mengangap MPR/DPR nggak ada fungsinya sama sekali.
  • Analogi maksa Ngabalinisme menyamakan 2019gantipresiden dengan gerakan gantipresiden di Suriah. Padahal di negara mana pun, jika rakyat sudah merasa Presiden tidak mampu mengurus negara, seruan mengganti presiden hal yang lazim. Soal caranya bisa berbeda-beda. Hasilnya juga berbeda. Bukan hanya di Suriah. Bahkan seruan mengganti presiden bisa jadi cuma sekedar iseng semisal zaman SBY ada yang menyuarakan, gulingkan SBY! Dicukein saja sama SBY, pendemonya bosan sendiri. Reformasi 98 bukan sekedar iseng, serius berlipat-lipat. Hasilnya, Soeharto diganti BJ Habibibe tidak lewat pemilu. Kalau mau disebut makar, sebut saja makar hasanah. Jadi kalau mau mengganti presiden lewat pemilu bukan makar, tapi mikir.
  • Kasih label dahulu, tuduh kemudian Supaya persekusi terhadap gerakan 2019gantipresiden nampak sesuai hukum yang berlaku, maka berilah label terlebih dahulu. Kasih label penebar kebencian, pengacau di tengah masyarakat, gerakan khilafah, kampanye sebelum waktunya, dan sejumlah label buruk lainnya.
  • Memilih menjadi bensin menyiram api ketimbang memilih menjadi air Selagi banyak orang merasa adem melihat Jokowi dan Prabowo berpelukan, dan mulai banyak suara-suara yang bikin adem, di televisi Ngabalin dengan suara keras sambil nunjuk-nunjuk lawan politiknya melancarkan serangkaian tuduhan tanpa fakta. Padahal Ngabalin saat ini adalah salah satu juru bicara istana. Suara Nagabalin adalah suara istana. Suka atau tidak suka. Kalai dipikir-pikir kaya good cop bad cop, dan Ngabalin berperan sebagai bad cop.

Iya, kurang lebih seperti itulah. Bagi oposisi, ngabalinisme sebenarnya menguntungkan. Jadi kampanye gratis bagi oposisi. Nggak capek tarik urat leher. Tinggal pancing sedikit emosi Ngabalin, akan dapat poin demi poin gratis. Duuuh…fulitik….

#NGABALINISME

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post